
Bertahun tahun permasalahan al aqsa, Palestina belum terselesaikan
Bantuan bantuan diberikan oleh muslim dari berbagai negeri untuk
mendukung perjuangan para mujahid di Palestina. Tapi ternyata belum mampu
membebaskan Al Aqsa.
Negeri tetangga al Aqsa bukanlah negeri biasa tanpa daya.
Ada Iran, Mesir, Arab Saudi. Tapi mereka diam.
Berharap pada OKI atau PBB penggaung HAM internasional pun hanya berisi
perdamaian dunia bagi kaum nya saja. Islam tak menjadi individu yang harus
dilindungi.
Indonesia pun negeri muslim terbesar. Presidennya hanya mengatakan
Kita mengecam tindakan Israel terhdap Palestina. Then, nothing.
Sedih
Semua pemimpin diam ketika umat muslim diserang.
Padahal mereka yang bisa memimpin penyelesaikan persoalan ini.
Mereka lah yang bisa mengatakan : "Turunkan tentara untuk bela al
aqsa dan kehormatan kaum muslim! ". Adakah pemimpin yang mengatakan
seperti itu? TIDAK ADA.
Maka Palestina tidak akan terbebaskan jika masalah utama penyerangan dan
perampasan atas milik kaum muslim belum berhenti. Jika makan saja warga
palestina masih ditemani drone (pesawat tanpa awak).
Bukan PEMIMPIN di Negara SEKULER.
Hanya KHALIFAH yang akan membantu kaum muslim. Ia lah pemimpin,
pembela, penjaga kaum muslim.
Teriaklah dengan lantang "Ya KHALIFAH jadilah pemimpin jihad kita
untuk membela Al-aqsa"
Tapi khalifah sebagai perisai, pelindung, dan penjaga kaum
muslim hari ini tidak ada. Bahkan Khilafah sebagai solusi tuntas
Palestina pun dikriminalisasikan sebagai ajaran yang sesat.
Wallahu'alam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar