Minggu, 07 September 2014

Pemuda Sang Penentu Perubahan



        Pemuda adalah generasi penerus bangsa. Generasi yang dipundaknya terbebani berbagai macam harapan untuk menyelesaikan segala problematika yang dihadapi bangsanya. Begitu  besar kepercayaan masyarakat terhadap pemuda. Banyak sekali moment perubahan yang dilakukan oleh para pemuda di sepanjang sejarah. Tahun 1998, Pemuda berhasil memaksa Presiden Soeharto melepaskan jabatannya melalui pendudukan gedung DPR/MPR oleh ribuan mahasiswa, kemerdekaan diawali oleh para pemuda yang terus mendesak untuk melakukan proklamasi kemerdekaan,  Bung Tomo seorang pemuda dengan retorika yang sangat dahsyat mampu menggerakkan dan membakar pemuda-pemuda yang ada di Surabaya untuk melakukan pergerakan yang luar biasa. Dr. Yusuf Al-Qardhawi mengibaratan pemuda itu seperti jam 12 siang yang sedang panas-panasnya, sedang menggeliat hebat, memiliki  fisik yang kuat, pemikiran yang cemerlang, serta idealisme yang tinggi. Itulah pemuda.
Namun sungguh sangat disayangkan, kondisi pemuda saat ini terpuruk., Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), diperkirakan setiap tahun jumlah aborsi oleh  pemuda di Indonesia mencapai 1-1,5 juta, Pemuda pengguna narkoba sekitar 14.000 orang dari jumlah remaja di Indonesia sekitar 70 juta orang, (Kompas.com). Itulah pemuda saat ini, hasil didikan Kapitalisme Demokrasi-Liberal yang akhirnya membunuh perlahan pola pikir cemerlang pemuda menjadi sosok apatis, apolitis, hedonis, tanpa ia mengetahui jati dirinya sebagai sosok pemuda yang sebenarnya. Permasalahan yang ada dalam kehidupan saat ini bukan hanya permasalahan pemuda seperti yang dicontohkan diatas, tapi banyak sekali permasalahan yang lain seperti kelaparan dan krisis pangan, bencana alam, mahalnya harga pangan, sempitnya lapangan kerja, sistem pendidikan, pengelolaan BBM, kemiskinan, korupsi, dan krisis ekonomi. Permasalahan-permasalahan yang ada merupakan permasalahan yang saling berkaitan (sistematis). Bagaimana untuk menyelesaikan berbagai persoalan ini? Kaum pemuda dengan keintelektualannya seharusnya berpikir secara rasional mengenai akar permasalahan sistematis yang ada saat ini di mana akar permasalahannya adalah penerapan sistem buatan manusia yaitu Kapitalis dan tidak menerapkannya sistem dari sang pencipta yaitu Allah SWT. Sehingga solusi mendasar untuk menyelesaikan problematika yang ada adalah dengan menerapkan aturan islam dalam kehidupan secara totalitas dan kaum pemuda dengan ilmu yang dimilikinya bisa berkontribusi untuk umat dalam melakukan perubahan besar menuju penerapan syari’ah islam dalam naungan khilafah.
Wahai pemuda sang pemegang peradaban, ketahuilah jati dirimu yang sebenarnya adalah dengan menjadi dokter untuk umat ini dengan mengerahkan segala potensi diri untuk melakukan perubahan besar dunia menuju khilafah.
Wallahu’alam bi ash-showab