Kuliah- Menyelesaikan perkuliahan merupakan cita-cita dari setiap Mahasiswa karena setelah selesai kuliah pasti ada hal lain yang harus diselesaikan juga. Hal inilah yang menjadi salah satu tekad diri untuk menyelesaikan kuliah secepatnya.
Perjalanan menyelesaikan perkuliahan pun dimulai dari penelitian. Penelitian ini dilakukan pada beberapa lereng yang lumayan tinggi dan butuh bantuan beberapa orang termasuk beberapa orang laki-laki. That're out of my box ternyata bisa ke lapangan sebanyak 4 kali. Lagi-lagi kalo dikatakan pergi ke lapangan dan bergaul dengan laki-laki maka pergolakan ketaatanlah yang dipertaruhkan. Alhamdulillah dengan bantuan dari beberapa temen-temen terjagalah, dari mulai mengusahakan pakai motor sendiri sekalipun pergi ke daerah curam, tawakaltu'alallah.....
Berlanjut penelitian di laboratorium yang lumayan panjang, kurang lebih ada 8 pengujian untuk setiap sampel yang diambil dari lapangan. Kalo ke lapangan tantangannya medan yang terjal, nah kalo di laboratorium tantangannya yaitu alat, ketelitian, dan waktu. Hampir 3 bulan waktu yang diperlukan untuk pengujian. Pertama, alatnya dipake yang lain yang lagi nguji 60 sampel "wow kapan beresnya" dalam hati, alhasil target selesai satu bulan jadi tiga bulan. Itu bukan tantangan berat tinggal melaju terus selama masih ada hal lain yang bisa dikerjakan di laboratorium. Kedua, Kalo salah sampel atau salah caranya bisa jadi diulang lagi, it's about carefulness. Ketiga, waktu yang terus berlalu hingga terkadang hari sabtu atau minggu ke Lab, kadang ke Lab cuman ngeremdem tanah doang atau ngeluarin tanah dari oven doang, but it's not problem semuanya ngga ada yang sia-sia...
Next yaitu pengolahan data, disinilah titik-titik yang crucial. Salah data bisa jadi hasil jelak, ini yang paling ditakutkan. Tapi hal itu ngga terjadi. Cuman harus siap jungkir balik kalo salah yah benerin hhee... sampai bikin 200 pemodelan dan salah terus bikin lagi 200 dan yang dipake cuman 32 model. Inilah mengolah data.
Then, pas nyusun pun luar biasa make me so feel hard, undistrub sama disturb aja sampe kebalik, nilai berat isi bahan longsor juga kebalik sama bidang gelincir...tapi disini jugalah sensasinya... juga bulak-balik ke pembimbing...
Setelah menghadap kepada dua pembimbing yang luar biasa. Keduanya melancarkan untuk melakukan ujian sidang. Waktu itu ada dua pilihan yaitu daftar sidang atau mundur. Kalo daftar berarti siap-siap dikasih sesuatu oleh dosen penguji kalo ngga daftar siapsiap nambah satu bulan buat kelarin. Dengan dorongan dari pembimbing, pergilah daftar sidang. "Kalo rizki aku sidang, Kalo bukan rizki yah berarti ngga sidang", it's simple mind. Dengan kekuatan pemikiran itu maka daftarlah sidang. Saat daftar, trouble yang luarbiasa melelahkan dimulai. Proses telaah, persiapan berkas, entry data dll. Then, crucial too yaitu pengisian draf telaah dengan format baru jadi harus ganti lagi-lah. Hoh, bikin tarik nafas terus-terusin.... H-beberapa hari baru lah dipastikan terdaftar sebagai peserta sidang dan sudah ada jadwal ujiannya yaitu Jumat, 26 Agustus 2016 jam 14.00 @Lab LFL.
Setelah itu apakah berakhir ke crucial-an? No, semuanya malah lebih crucial, seakan-akan kepala mau meledak. Bahkan H-1 jam 21.00 di rumah dosen kita memutuskan sesuatu keputusan yang besar mengenai penelitian ini, then jam 13.55 kita diskusi kembali dengan dosen pembimbing 1 dan pembimbing 2 dan jam 14.00 sidang dimulai... Yah, dan luarbiasanya ternyata semuanya telah berakhir. Sidang telah selesai maka tanda berakhirnya perkuliahan, Alhamdulillah 'ala kuli hal.
Pelajaran dari pengalaman ini adalah kekuatan tekad. Kita harus berani mengambil keputusan dengan resiko yang tinggi karena itulah yang harus kita hadapi jika ingin sesuai target. Namun jangan lupakan berdoa kepada Allah meminta yang terbaik dari segala keputusan tersebut. Jangan pantang menyerah karena hidup kita ada dalam genggaman kita (diranah yang bisa kita usahakan). Kalo hari ini kita memilih mundur tidak menghadapi tantangan maka bisa jadi selamanya kita tidak bisa menyelesaikan tantangan itu. So, hadapi dan berdoalah pada Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar